Dugaan Penganiayaan: Oknum TNI dan Kepala Desa Dilaporkan ke Polres Nias Selatan

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias Selatan –INFOJATENGNEWS.COM Seorang warga Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan, melaporkan dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum anggota TNI berinisial SH bersama sejumlah pihak lain, termasuk seorang Kepala Desa. Laporan telah diserahkan ke Polres Nias Selatan dan kini sedang dalam proses penanganan hukum.

Korban yang juga pelapor, Darman Hati Buulolo atau akrab disapa Ama Dedi, membenarkan peristiwa tersebut saat ditemui awak media di Mapolres Nias Selatan, Senin (15/6/2026).

“Saya dianiaya oleh oknum TNI berinisial SH bersama Kepala Desa dan kawan-kawannya,” ujar Ama Dedi kepada MimbarBangsa.com.

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTPL) Nomor: STTPL/B/133/VI/2026/SPKT/Polres Nias Selatan/Polda Sumut tertanggal 6 Juni 2026, pelapor bernama Susila Laia (34 tahun), warga Desa Hiligambukha, Kecamatan Lahusa, yang berprofesi sebagai petani.

Peristiwa dugaan kekerasan itu disebutkan terjadi pada Jumat malam, 5 Juni 2026, sekitar pukul 22.00 WIB di Desa Hiligambukha.

Menurut keterangan dalam laporan tersebut, saat kejadian korban sedang bernyanyi di depan rumah. Tak lama kemudian, warga bernama Fanahatodo Harefa memanggil sejumlah orang, antara lain Okenrius Harefa dan Firman Harefa, untuk menemui suami korban.

Situasi dikabarkan memanas saat suami korban berusaha menjelaskan bahwa tidak ada keributan. Namun menurut pengakuan korban, oknum TNI berinisial SH diduga menunjuk dan menginjak-injak suami korban. Ketika korban berupaya melerai, dirinya juga diduga menjadi sasaran kekerasan.

“Dalam laporan disebutkan, korban diduga ditendang dan dipukul oleh beberapa pihak yang ada di lokasi. Pasca kejadian, korban sempat dibawa ke Puskesmas Lahusa guna mendapatkan penanganan medis,” bunyi keterangan dalam laporan polisi.

Merasa hak dan keselamatan dirinya dilanggar, korban kemudian memutuskan melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian agar diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

Baca Juga:  The Trump Administration's Legacy in World Politics: An Assessment

Kasus ini menuai perhatian publik karena melibatkan unsur aparat dan pejabat pemerintahan desa. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi maupun keterangan klarifikasi dari pihak-pihak yang disebutkan dalam laporan maupun instansi terkait.

Sesuai prinsip jurnalistik dan hukum, asas praduga tak bersalah tetap dijunjung tinggi terhadap semua pihak yang terlibat sampai ada hasil penyelidikan dan putusan hukum yang berkekuatan tetap.

Masyarakat setempat berharap aparat penegak hukum dapat mengusut perkara ini secara profesional, transparan, dan objektif agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap sepenuhnya.

(Walas/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infojatengnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Hadirkan Hiburan, Layanan Sosial, dan Interaksi Positif
Diduga Lakukan Pemerasan, “Aktivis Abal-abal” Inisial LY Dikabarkan Jadi Tersangka
ISMAHI Jabar Soroti Dana Hibah Rp6,23 Triliun, Efisiensi APBD Dinilai Tebang Pilih
Korem 071/Wijayakusuma Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia, Perkuat Persatuan dan Sportivitas
Tokoh Ulama Soroti Dugaan Praktik Sabung Ayam di Pereng Kutoarjo, Desak Aparat Bertindak Tegas
Nelayan Muara Kintab Desak Audit Menyeluruh SPBN AKR No.30.3.2.004
DPRD Kabupaten Semarang: Penutupan Tegal Panas dan Gembol Wajib Tuntas Akhir 2026
Sabung Ayam dan Dadu Kopyok Diduga Bebas Beroperasi di Kutoarjo, Lokasinya Dekat Kantor Polisi
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:00 WIB

Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Hadirkan Hiburan, Layanan Sosial, dan Interaksi Positif

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:45 WIB

Diduga Lakukan Pemerasan, “Aktivis Abal-abal” Inisial LY Dikabarkan Jadi Tersangka

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:38 WIB

ISMAHI Jabar Soroti Dana Hibah Rp6,23 Triliun, Efisiensi APBD Dinilai Tebang Pilih

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:35 WIB

Korem 071/Wijayakusuma Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia, Perkuat Persatuan dan Sportivitas

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:18 WIB

Tokoh Ulama Soroti Dugaan Praktik Sabung Ayam di Pereng Kutoarjo, Desak Aparat Bertindak Tegas

Berita Terbaru