Semanu, Gunungkidul, Infojatengnews.com, Harto Muadzan, lurah Semanu, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidu, merasa optimis kalau pengisian jabatan dukuh, yang saat ini berlangsung ujian, akan terisi oleh profesional karena berdasarkan tes yang transparan.
Untuk calon yang mengikuti ujian ada 6 orang. Sedangkan wilayah yang mengalami kekosongan dukuh yaitu Sambirejo. Karena yang menjabat dukuh sudah purna tugas di usia 60 thn.
Kepada media, lurah Harto Muadzan, menyampaikan harapan kepada dukuh terseleksi agar nanti dalam menjalankan tugas di masyarakat yang diemban benar- benar memberikan pelayanan terbaik. Karena dukuh juga menjalankan kebijakan pemerintah melalui kalurahan.
” Selaku lurah Semanu, saya mengharap kepada dukuh baru, langsung bisa memberikan layanan yang baik sesuai fungsinya,” kata lurah Harto Muadzan. Sabtu (4/7/2026) di ruang kerjanya, karena mengikuti acara seleksi ujian dukuh.
Juga dijelaskan, tata cara pemilihan dukuh sudah sesuai mekanisme dan aturan. Tim penguji dipilih oleh panitia yang netral.
Soal-soal ujian baik tulis maupun praktek IT dibuat dadakan. Sebelumnya tim penguji disediakan tempat oleh panitia dan tidak boleh membawa HP serta alat tulis. Tujuannya agar soal-soal tidak bocor ke peserta ujian.
Setelah beberapa tahapan dilalui, tim penguji menyimpulkan perolehan nilai tertinggi diperoleh peserta nomor 3 atas nama Muhammad Arif Maulana dengan nilai gabungan teori dan praktek 46,79.
Berdasarkan skor tertinggi, maka jabatan dukuh Sambirejo akan dipegang oleh Muhammad Arif Maulana.
Tim/Red






