Irdam IV/Diponegoro Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Infojatengnews.com // Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., memimpin langsung jalannya Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 diikuti para prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Makodam pada Senin (1/6/2026).

Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia (BPIP) Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. yang dibacakan oleh Inspektur Upacara disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan belaka. Momen ini harus dijadikan sebagai waktu untuk merefleksikan diri guna memastikan api Pancasila tetap menyala di dalam jiwa setiap insan Indonesia. Pancasila dinilai sebagai “Bintang Penuntun” yang tangguh sekaligus menjadi “jangkar moral” bagi bangsa dalam menghadapi berbagai turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia yang penuh ketidakpastian.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini mengusung tema yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menjadi sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan internal bangsa Indonesia semata. Lebih dari itu, falsafah Pancasila juga dipandang mampu menjadi jawaban konkret dan fondasi utama demi terciptanya perdamaian dunia yang abadi dan berkeadilan.

Melalui amanat tersebut, ditegaskan pula bahwa Indonesia bukan sekadar menjadi penonton dalam kancah internasional. Sesuai dengan amanat Pembukaan UUD 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia. Nilai musyawarah dan mufakat yang bersumber dari Pancasila menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan oleh dunia saat ini dalam menjembatani perbedaan, meredam ketegangan, serta menghentikan berbagai konflik antabangsa.

Kepemimpinan nyata Indonesia di panggung global diwujudkan melalui kontribusi aktif yang mencerminkan Sila Kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Hal ini dibuktikan secara konsisten melalui pengiriman pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran aktif dalam mediasi konflik regional, serta kelantangan dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah. Melalui tindakan nyata tersebut, Indonesia ingin menunjukkan kepada dunia bahwa perdamaian sejati hanya bisa hadir jika keadilan bagi seluruh umat manusia telah terpenuhi.

Pada bagian akhir amanat, Kepala BPIP mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology yang diterapkan dalam keseharian, bukan sekadar hiasan dinding. Para menteri dan kepala daerah juga diimbau untuk memastikan setiap kebijakan publik yang dilahirkan selalu berlandaskan pada keadilan sosial dan menjamin hak-hak masyarakat terkecil. Dengan semangat persatuan yang kuat, seluruh jajaran Kodam IV/Diponegoro diajak untuk terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme demi menjaga harmonisasi kebangsaan.

(Sugiman – Pendam IV/Diponegoro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infojatengnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi Perangkat Desa Kembaran: Tiga Pejabat Resmi Dilantik, Mengisi Kekosongan Sekretaris Desa
Pengungkapan Pig Butchering Scam Diapresiasi FBI, Empat Personel Ditressiber Polda Jateng Diundang Ikuti Pelatihan Polda Jateng dan FBI
Perkuat Sinergi dengan Pemkab Pati, Pengurus SMSI Pati Audiensi ke Diskominfo
ISTRI FUJIYANTO DESAK KEADILAN! Kuasa Hukum Minta Dugaan Ancaman dan Penodongan Pisau Turut Diusut
Seminggu Menjabat, Kapolda DIY Perkuat Sinergi TNI-Polri melalui Silaturahmi ke Lanal Yogyakarta
Banyumas Usulkan 8 Ruas Jalan Lewat DAK dan Inpres Jalan Daerah Tahun 2027, Total Anggaran Capai Rp41,545 Miliar
Sengketa Tanah No.23/Pdt.G/2026/PN/ Banyumas. Saksi Ahli Jelaskan Prinsip Pembeli Beritikad Baik dan Kedudukan Akte Notaris
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Rotasi Perangkat Desa Kembaran: Tiga Pejabat Resmi Dilantik, Mengisi Kekosongan Sekretaris Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Pengungkapan Pig Butchering Scam Diapresiasi FBI, Empat Personel Ditressiber Polda Jateng Diundang Ikuti Pelatihan Polda Jateng dan FBI

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Perkuat Sinergi dengan Pemkab Pati, Pengurus SMSI Pati Audiensi ke Diskominfo

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WIB

ISTRI FUJIYANTO DESAK KEADILAN! Kuasa Hukum Minta Dugaan Ancaman dan Penodongan Pisau Turut Diusut

Berita Terbaru

NASIONAL

Kamis, 15 Okt 2026 - 09:17 WIB