BANYUMAS (Infojatengnews.com) – Pemerintah Desa Pamijen, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Dedi Setiawan sebagai Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan, Rabu (22/7/2026). Prosesi berlangsung khidmat di Aula Balai Desa Pamijen, sekaligus menandai lengkapnya formasi perangkat desa serta memperkuat tata kelola pemerintahan dan pembangunan.
Acara dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Baturraden, meliputi Camat, Kapolsek, Danramil, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
Kepala Desa Pamijen, Agus Sumarko, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Ia menjelaskan proses pengisian jabatan telah melalui seluruh tahapan sesuai regulasi, meski sempat diwarnai dinamika namun terselesaikan secara bersih dan transparan.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian berjalan lancar. Meski ada dinamika dalam proses Pengisian Perangkat Desa (P3D), semua selesai dengan baik dan sesuai aturan,” ujarnya.
Agus berharap Dedi Setiawan segera beradaptasi dan membangun sinergi dengan seluruh elemen pemerintahan desa. Ia menekankan jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan penuh tanggung jawab, integritas, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Dengan formasi lengkap, kami optimistis pelayanan semakin optimal, terutama dalam menyusun perencanaan pembangunan desa yang terarah, transparan, partisipatif, dan berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Dedi Setiawan menyatakan komitmennya untuk mengemban amanah sebaik mungkin dan bekerja sama dengan seluruh pihak.
“Saya akan belajar dan bekerja bersama rekan senior. Semoga sinergi ini membawa kemajuan desa dan kesejahteraan warga,” ungkapnya.
Diketahui, Desa Pamijen terletak di lereng Gunung Slamet dengan penduduk lebih dari 2.000 jiwa. Memiliki potensi alam di sektor pertanian dan pariwisata, desa ini juga pernah meraih Juara Harapan II Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat tingkat Kabupaten Banyumas tahun 2019.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kualitas perencanaan pembangunan, efektivitas pemerintahan, serta melahirkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
(Iwan/Red)






