FORBASI Kota Semarang adakan Festival Jagat Patra 2026.

- Penulis

Senin, 29 Juni 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infojatengnews.com-Festival Jagat Patra 2026 menghadirkan konsep berbeda dalam kompetisi Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Tidak hanya mengedepankan kedisiplinan dan ketangkasan, ajang yang digelar di Sportorium Universitas IVET Semarang, Minggu (28/6/2026), juga memadukan olahraga tradisional dan kreativitas digital sebagai bagian dari upaya memperluas budaya olahraga di kalangan pelajar. Acara festival di buka secara langsung oleh pembina FORBASI kota Semarang Tri Leksono dengan menyematkan secara simbolis tanda peserta baik tingkat SD, SMP dan SMA/SMK sederajat

Kompetisi tingkat Jawa Tengah tersebut mendapat dukungan Pemerintah Kota Semarang dan memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Semarang. Ribuan peserta dan pendukung memadati lokasi untuk mengikuti sekaligus menyaksikan rangkaian perlombaan.

Sejak tahapan awal, panitia mendorong peserta menampilkan kreativitas melalui pembuatan video bertema Road to Jagat Patra 2026 yang diunggah ke media sosial. Di arena lomba, kemampuan peserta diuji melalui kategori baris-berbaris, variasi formasi, hingga kostum terbaik dengan tetap mengacu pada Peraturan Panglima TNI Nomor 58 Tahun 2018.

Suasana kompetisi semakin semarak saat panitia menghadirkan permainan olahraga tradisional, seperti bakiak dan tarik tambang, di sela perlombaan. Kegiatan tersebut melibatkan peserta, pelatih, hingga para suporter melalui kolaborasi dengan Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (PORTINA).

Founder Harmoni Pembaris sekaligus Ketua Panitia Festival Jagat Patra 2026, Teguh Dwi Setiaji, mengatakan konsep tersebut sengaja dihadirkan untuk mendukung program pemasalan olahraga yang tengah dikembangkan Pemerintah Kota Semarang bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).

“Kami ingin Festival Jagat Patra menjadi motor penggerak pemasalan olahraga di kalangan pelajar. Baris-berbaris membentuk kedisiplinan dan karakter, sedangkan olahraga tradisional menghadirkan suasana yang menyenangkan sekaligus memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Aji sapaan akrabnya menilai, perpaduan kedua aktivitas tersebut diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sehat, kreatif, serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Baca Juga:  Dua Hari Setelah Viral, KK Endang Akhirnya Terbit; Bupati Turun Tangan, Camat Sidak Desa Temboro

Ia menjelaskan, saat ini cabang olahraga baris-berbaris telah memiliki wadah resmi melalui Formasi Baris Indonesia (FORBASI) yang menjadi salah satu induk organisasi olahraga (Inorga) di bawah naungan KORMI.

Karena itu, penyelenggaraan Festival Jagat Patra juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan olahraga baris-berbaris kepada masyarakat secara lebih luas, khususnya di kalangan pelajar.

“Visi kami sejalan dengan Pemerintah Kota Semarang, FORBASI, dan KORMI, yakni menjadikan olahraga sebagai aktivitas yang dicintai dan mudah diakses generasi muda. Ketika PBB dipadukan dengan olahraga tradisional, kami ingin membangun generasi yang sehat, tangguh, kreatif, dan berjiwa nasionalis,” katanya.

Selain mengusung konsep sportainment, Festival Jagat Patra 2026 tetap mempertahankan sisi kompetitif melalui babak Final Battle yang mempertemukan para juara grup untuk memperebutkan gelar juara umum. Penilaian dilakukan oleh dewan juri tingkat nasional guna menjaga kualitas dan objektivitas perlombaan.

Melalui konsep tersebut, Festival Jagat Patra 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter, kreativitas, serta penguatan budaya olahraga di kalangan generasi muda.

( Sukindar//Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infojatengnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lansia Asal Tegal Tersesat Usai Berwisata di Celosia, Ditemukan Selamat di Alun-alun Lama Ungaran.
Diduga Jadi Gudang BBM Ilegal, Aktivitas Mencurigakan di Suradadi Tegal Terendus Media
Kasus Narkoba Usia Produktif Naik, Bupati Garut Serukan Gerakan Lindungi Generasi Muda
LPPK Nusantara Kendal Telah Terakreditasi, Siap Lindungi Konsumen yang Dirugikan
VIRAL, Video Wali Murid Kecewa Tak Lolos SPMB SMA N 1 Lubuklinggau, Mengaku Ada Dugaan Pungli Hingg
Survey Litbang Kompas tunjukkan peningkatan kinerja Polri, tokoh dan Lembaga di Kab. Semarang berikan apresiasi.
Nekat terjun ke kedung sungai sedalam 2 eter, anak 14 tahun meninggal tenggelam di Tengaran.
Mahasiswa Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Perizinan Kandang Ayam Broiler di Kecamatan Ciomas Kabupaten Serang, Desak Pemerintah lakukan audit kepatuhan
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 19:55 WIB

Lansia Asal Tegal Tersesat Usai Berwisata di Celosia, Ditemukan Selamat di Alun-alun Lama Ungaran.

Senin, 29 Juni 2026 - 19:04 WIB

Diduga Jadi Gudang BBM Ilegal, Aktivitas Mencurigakan di Suradadi Tegal Terendus Media

Senin, 29 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kasus Narkoba Usia Produktif Naik, Bupati Garut Serukan Gerakan Lindungi Generasi Muda

Senin, 29 Juni 2026 - 14:41 WIB

FORBASI Kota Semarang adakan Festival Jagat Patra 2026.

Senin, 29 Juni 2026 - 14:34 WIB

LPPK Nusantara Kendal Telah Terakreditasi, Siap Lindungi Konsumen yang Dirugikan

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

FORBASI Kota Semarang adakan Festival Jagat Patra 2026.

Senin, 29 Jun 2026 - 14:41 WIB