DEMO KEDUA KASUS MANDIRI TASPEN PURWOKERTO: NASABAH TETAP TUNTUT PEMBATALAN KREDIT

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOKERTO – Infojatengnews.com – Ratusan nasabah korban dugaan penipuan dan permasalahan kredit di Kantor Cabang Bank Mandiri Taspen Purwokerto kembali menggelar aksi demonstrasi damai untuk kedua kalinya, Kamis (09/07/2026).

Pada aksi kali ini, para nasabah didampingi tim kuasa hukum serta mendapatkan dukungan dari tokoh masyarakat dan elemen organisasi, antara lain Yudho F Soediro (Iteng) selaku Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Banyumas sekaligus Ketua Forum Banyumas Eling (FBE), serta Ketua Paguyuban Pemuda Stok Lama (PESTOL) Agung Bawono.

Sejak awal, massa telah menyampaikan tiga tuntutan utama: pembatalan seluruh kewajiban kredit yang dinilai fiktif, pertanggungjawaban penuh atas kerugian yang dialami, serta proses hukum yang adil terhadap seluruh oknum yang terlibat dalam kasus ini.

Para korban menegaskan komitmen untuk terus melanjutkan aksi damai hingga tuntutan mereka dipenuhi. Beban cicilan yang harus ditanggung selama puluhan tahun dinilai sangat memberatkan, terlebih sebagian besar dari mereka adalah kalangan pensiunan.

Pihak kepolisian dan TNI telah menerjunkan personel untuk mengawasi jalannya aksi guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif bagi kedua belah pihak.

SIAP BERJUANG BERHARI-HARI DEMI KEADILAN

Dalam orasinya di depan kantor Bank Mandiri Taspen Purwokerto, kuasa hukum tim pendamping Djoko Susanto, S.H., menyampaikan pernyataan tegas:
“Kami tidak akan menyerah sampai tuntutan kami dipenuhi, yaitu pembatalan kredit serta penutupan sementara operasional Kantor Cabang Mandiri Taspen Purwokerto. Perlu diketahui, masalah ini sudah menjadi bahasan pokok di Komisi VI DPR RI yang diketuai Adi Satrio, S.H., serta OJK Pusat. Kantor cabang ini memiliki tanggung jawab penuh dan tidak boleh melepaskan diri begitu saja,” tegas Djoko.

Ia berharap manajemen Mandiri Taspen segera menanggapi dan menyelesaikan masalah ini dengan sungguh-sungguh:
“Kami berharap hati pengelola Mandiri Taspen terketuk untuk segera menyelesaikan masalah ini dengan baik, minimal mau bertanggung jawab. Seluruh oknum yang terlibat, baik laki-laki maupun perempuan, harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami adalah warga negara yang taat hukum, namun kini setiap hari dibebani kebingungan: harus membayar angsuran atas utang fiktif sekaligus memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.”

Baca Juga:  Tinggalkan Rumah Berdua, Kurang dari 3 Jam Anak 11 Tahun Bersama Adiknya Ditemukan Polisi

Djoko menambahkan, massa tidak akan beranjak sebelum ada kepastian penyelesaian:
“Kami akan menunggu sampai malam ini. Jika perlu, kami akan bertahan lebih lama lagi. Tolong dengarkan: masyarakat Banyumas sedang dirugikan, para purnawirawan sedang dizalimi oleh lembaga keuangan yang notabene milik negara. Aksi ini belum selesai sampai tuntutan kami dipenuhi.”

(Iwan / Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infojatengnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi Perangkat Desa Kembaran: Tiga Pejabat Resmi Dilantik, Mengisi Kekosongan Sekretaris Desa
Pengungkapan Pig Butchering Scam Diapresiasi FBI, Empat Personel Ditressiber Polda Jateng Diundang Ikuti Pelatihan Polda Jateng dan FBI
Perkuat Sinergi dengan Pemkab Pati, Pengurus SMSI Pati Audiensi ke Diskominfo
ISTRI FUJIYANTO DESAK KEADILAN! Kuasa Hukum Minta Dugaan Ancaman dan Penodongan Pisau Turut Diusut
Seminggu Menjabat, Kapolda DIY Perkuat Sinergi TNI-Polri melalui Silaturahmi ke Lanal Yogyakarta
Banyumas Usulkan 8 Ruas Jalan Lewat DAK dan Inpres Jalan Daerah Tahun 2027, Total Anggaran Capai Rp41,545 Miliar
Sengketa Tanah No.23/Pdt.G/2026/PN/ Banyumas. Saksi Ahli Jelaskan Prinsip Pembeli Beritikad Baik dan Kedudukan Akte Notaris
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Rotasi Perangkat Desa Kembaran: Tiga Pejabat Resmi Dilantik, Mengisi Kekosongan Sekretaris Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Pengungkapan Pig Butchering Scam Diapresiasi FBI, Empat Personel Ditressiber Polda Jateng Diundang Ikuti Pelatihan Polda Jateng dan FBI

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Perkuat Sinergi dengan Pemkab Pati, Pengurus SMSI Pati Audiensi ke Diskominfo

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WIB

ISTRI FUJIYANTO DESAK KEADILAN! Kuasa Hukum Minta Dugaan Ancaman dan Penodongan Pisau Turut Diusut

Berita Terbaru

NASIONAL

Kamis, 15 Okt 2026 - 09:17 WIB