Tidak Terima Diingatkan, Anak Punk Bentrok Dengan Warga

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Semarang, Infojatengnews.com // Polres Semarang_Polda Jateng. Kejadian pengeroyokan terjadi di sebuah SPBU di wilayah Kec. Tengaran Kab. Semarang Selasa 15 September 2026 sore hari. Kejadian tersebut terjadi akibat salah satu dari rombongan tidak terima, diperingatkan salah satu penjual cilok yang berjualan di lokasi SPBU Tengaran.

Kapolsek Tengaran Iptu Budi Prihanto SH., saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa, saat rombongan membetulkan mesin motornya terjadi keributan antar rombongan sendiri.

“Rombongan ini berhenti karena ada salah satu motor rekannya yang mogok, lalu mereka cekcok dan diperingatkan oleh Budi (43 Th) salah satu pedagang cilok dilokasi. Namun bukannya mrnanggapi hal tersebut secara baik, anak anak punk ini merasa tersinggung lalu merusak gerobak cilok milik pak Budi tersebut.” Ungkapnya.

Kejadian yang juga sempat viral di media sosial ini,sempat dilerai warga yang sedang antri di SPBU, namun rombongan ini melakukan pengeroyokan kepada penjual bakso dan cilok yang berada di lokai.

“Mendapat laporan adanya keributan, personel Polsek Tengaran langsung menuju ke TKP. Dan anak anak Punk ini dapat kami amankan dan kami serahkan ke Sat Reskrim Polres Semarang.” Imbuhnya kembali.

Terpisah Kasat Reskrim AKP Bodia Teja Lelana, S.Tr.K., S.I.K., M.H.Li. Rabu 16 September 2026 menambahkan bahwa pada Rabu sore Sat Reskrim Polres Semarang telah memeriksa sejumlah saksi dan pihak yang terlibat.

Dan dari hasil mediasi kedua belah pihak, baik dari pihak pemilik usaha cilok Ahmad (40 Th) dan perwakilan rombongan Sultan (28 Th), Telah sepakat untuk berdamai dihadapan petugas Sat Reskrim Polres Semarang.

Ahmad menyampaikan terima kasih atas penanganan dan mediasi dari Polres Semarang, dan hal ini menjadi pembelajaran bersama untuk bisa lebih menghargai serta mengedepankan attitude terutama saat berada di wilayah orang lain.

Baca Juga:  Pemilik Family Bakery Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual, Gandeng LSM Tamperak

“Terimakasih atas penanganan dan mediasi yang diberikan pihak Polres Semarang, semoga menjadi pembelajaran bersama.” Tutupnya.

Sultan sebagai perwakilan rombongan punk, juga menyampaikan hal ini menjadi pembelajaran rombongannya. Dan akan menjamin apabila sedang perjalanan lalu singgah, akan menjaga tingkah laku dan perbuatan.

Riska/Jk_Zed/Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infojatengnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswi MTsN 2 Kota Semarang Aishwarya Alexandra Kusuma Buana Wakili Jawa Tengah di MISS TEENAGER MUSLIMAH INDONESIA 2026
Bupati Warsubi Lepas 289 Atlet Jombang ke POPDA, PEPARPEDA dan Kejurnas FYBI 2026
Turnamen Sepak Bola Dandim Cup Sugihwaras Tahun 2026 , PPDI FC Sibolang Raih Gelar Juara
Rencana Biaya Perpisahan Rp700 Ribu per Siswa di SMPN 21 Semarang Dipertanyakan, Kepala Sekolah Siap Koordinasi dengan Dinas
Jembatan Putus di Karanglewas Jatilawang, Dishub Banyumas Ambil Langkah Cepat Operasikan Bus Sekolah Gratis Tanggap Bencana
GMPK Laporkan Dugaan Tambang Ilegal di Kedungsari Rowosari ke Polrestabes Semarang, Aparat Diminta Turun ke Lapangan
Sukono Warga Kelurahan Mersi Purwokerto Timur Jadi Korban Penusukan dirumahnya Sendiri
AKTIVITAS USAHA DI JATIROGO TUBAN DISOROT! BAHAN BAKU DIDUGA DARI GALIAN PASIR KUARSA ILEGAL, SOLAR SUBSIDI DAN IZIN DIPERTANYAKAN
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:31 WIB

Siswi MTsN 2 Kota Semarang Aishwarya Alexandra Kusuma Buana Wakili Jawa Tengah di MISS TEENAGER MUSLIMAH INDONESIA 2026

Selasa, 3 November 2026 - 06:28 WIB

Bupati Warsubi Lepas 289 Atlet Jombang ke POPDA, PEPARPEDA dan Kejurnas FYBI 2026

Senin, 2 November 2026 - 20:25 WIB

Turnamen Sepak Bola Dandim Cup Sugihwaras Tahun 2026 , PPDI FC Sibolang Raih Gelar Juara

Senin, 2 November 2026 - 17:00 WIB

Rencana Biaya Perpisahan Rp700 Ribu per Siswa di SMPN 21 Semarang Dipertanyakan, Kepala Sekolah Siap Koordinasi dengan Dinas

Senin, 2 November 2026 - 11:56 WIB

Jembatan Putus di Karanglewas Jatilawang, Dishub Banyumas Ambil Langkah Cepat Operasikan Bus Sekolah Gratis Tanggap Bencana

Berita Terbaru