GUNUNG KIDUL, DIY โInfojatengnews.com- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Gamping bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (Korppri) Sub Unit Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Pedukuhan Gembuk, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Aksi solidaritas ini terwujud menyusul meluasnya dampak musim kemarau yang membuat sejumlah wilayah di Gunung Kidul mengalami krisis air bersih, termasuk Pedukuhan Gembuk.
Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan berjumlah 30 tangki air bersih yang akan didistribusikan ke setiap lingkungan di Pedukuhan Gembuk. Penyaluran dilakukan oleh 16 orang perwakilan pengurus PGRI Cabang Gamping dan Korppri Sub Unit Kapanewon Gamping.
Penanggung jawab kegiatan adalah Yuliyanto, S.Pd. (Ketua PGRI Cabang Gamping) dan Rudi Aris Junaidi, S.Pd. (Ketua Korppri Sub Unit Kapanewon Gamping). Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat, diterima langsung oleh Salip Sasmito, M.AP., tokoh masyarakat RT 02 Pedukuhan Gembuk.
Yuliyanto menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian anggota. “Kami atas nama anggota PGRI Cabang Gamping dan Korppri Sub Unit Kapanewon Gamping menyerahkan 30 tangki air bersih kepada masyarakat Pedukuhan Gembuk. Semoga bermanfaat bagi warga,” ujarnya.
Salip Sasmito mengucapkan terima kasih yang tulus. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami melewati musim kemarau ini. Semoga amal baik Bapak-Ibu mendapat balasan yang berlipat dari Allah SWT, amin,” ucapnya disambut senang warga yang hadir.
Sementara itu, Rudi Aris Junaidi menjelaskan dana bantuan terkumpul secara gotong royong dari para anggota. “Dana ini dikumpulkan dari anggota PGRI dan Korppri Sub Unit Gamping. Sebagian dialokasikan untuk bantuan korban gempa NTT, dan sebagian lagi kami sisihkan untuk membantu saudara-saudara kita di Gembuk, Tepus,” terangnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan kebersamaan antarorganisasi profesi dalam merespons kesulitan yang dialami masyarakat di wilayah tetangga.
Bima/Red








