Modus BLT Palsu di Getasan, Lansia Rugikan Emas dan HP, Pelaku Kabur Tinggalkan Korban di Tengah Jalan

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN SEMARANG | Infojatengnews.com– Aksi penipuan dengan modus bantuan sosial kembali terjadi di wilayah Kabupaten Semarang. Seorang lansia bernama Semi (73), warga Dusun Jetak RT 09 RW 21, Desa Jetak, Kecamatan Getasan, menjadi korban penipuan yang dilakukan seorang pria tak dikenal. Pelaku mengaku sebagai petugas penyalur Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan berhasil membawa kabur barang berharga milik korban.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Hal ini diketahui berdasarkan keterangan korban dan Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan yang diterbitkan oleh Polsek Getasan dengan Nomor: STPLP/15/VI/2026/JATENG/RES SMG/SEK GTS tertanggal 7 Juni 2026.

Berdasarkan kronologi yang dihimpun, seorang pria paruh baya mendatangi kediaman korban dan memperkenalkan diri sebagai petugas yang bertugas menyalurkan bantuan pemerintah. Pelaku meyakinkan korban bahwa dirinya berhak menerima bantuan sebesar Rp5.800.000 yang harus diambil secara langsung di Kantor Pos Getasan.

Guna melancarkan aksinya, pelaku meminta korban menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), membawa sisa uang bantuan yang pernah diterima sebelumnya, serta melepas perhiasan berupa dua cincin emas dan membawa telepon genggam. Seluruh barang dan uang tersebut diminta dimasukkan ke dalam tas, lalu diletakkan di bagian bagasi sepeda motor yang dikendarai pelaku.

Korban yang tidak menaruh curiga kemudian dibonceng menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat berwarna putih merah dengan alasan akan diantar menuju Kantor Pos Getasan.

Namun, di tengah perjalanan, tepatnya di wilayah Dusun Pongangan, Desa Samirono, Kecamatan Getasan, pelaku menghentikan kendaraan dan meminta korban turun dengan alasan ban sepeda motor mengalami kebocoran. Saat korban turun, pelaku langsung tancap gas melarikan diri meninggalkan korban sendirian, sekaligus membawa kabur seluruh barang milik korban yang tersimpan di dalam bagasi motor.

Baca Juga:  Dua Bulan kesulitan air bersih, Polres Semarang Salurkan 60 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Kemitir.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil berupa:

– 1 unit telepon genggam merek Samsung Galaxy A05 warna silver;
– 2 buah cincin emas;
– Uang tunai sebesar Rp350.000.

Secara keseluruhan, nilai kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Atas kejadian itu, korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Getasan untuk diproses secara hukum.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya para lansia dan keluarga, agar lebih waspada dan tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan program bantuan pemerintah. Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan keaslian identitas petugas serta prosedur penyaluran bantuan yang resmi dan jelas. Perlu diketahui, penyaluran bantuan sosial resmi umumnya tidak mensyaratkan penyerahan barang berharga atau uang pribadi penerima.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas dan keberadaan pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran pihak kepolisian. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang, akurat, dan sesuai kaidah jurnalistik.

Tim/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infojatengnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangdam IV/Diponegoro Perkuat Kesiapan Satuan, Tinjau Fasilitas dan Kebugaran Prajurit
VIRAL! Dukungan dari AMPB(Aliansi Masyarakat Pati Bersatu) Mengalir, Batok: Kami Dukung Penuh Aksi Rakyat Banyumas 28 Oktober 2026 Lawan Pejabat Ruwet
Danrem 071/Wijayakusuma Dampingi Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Kesiapan KDKMP di Kabupaten Tegal.
Kapolres Boyolali Pimpin Sertijab Lima Jabatan Strategis, Puluhan Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan
Bakti TNI AD untuk Rakyat di Dua Kabupaten, Jalan Rampung dan Berbagai Sasaran Terus Digarap
Tanggapi 12 Pertanyaan Kritis Media, Legal UHB Sebut Tak Wajib Jawab Wawancara dan Mengaku Sudah Jalankan SOP
Buka kegiatan peringatan Bulan Bahasa di SMAN 1 Ungaran, Kapolres Ajak Pelajar hadapi tantangan era digital.
Penyampaian Aspirasi Penolakan Proyek Geothermal Gunung Ungaran, Polres Semarang kedepankan Humanis dan Komunikatif.
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Perkuat Kesiapan Satuan, Tinjau Fasilitas dan Kebugaran Prajurit

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Danrem 071/Wijayakusuma Dampingi Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Kesiapan KDKMP di Kabupaten Tegal.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Kapolres Boyolali Pimpin Sertijab Lima Jabatan Strategis, Puluhan Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat di Dua Kabupaten, Jalan Rampung dan Berbagai Sasaran Terus Digarap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:42 WIB

Tanggapi 12 Pertanyaan Kritis Media, Legal UHB Sebut Tak Wajib Jawab Wawancara dan Mengaku Sudah Jalankan SOP

Berita Terbaru

Dinas pendidikan Pemalang

Penandatanganan Fakta Integritas Wujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Pemalang

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:50 WIB

Kabupaten samarang

Program Jaksa Masuk Madrasah Di Seluruh Pemalang

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:59 WIB