Gagal Nanjak, Kereta Kelinci Rombongan Ibu-ibu PKK Terguling di Krikilan Klaten, 11 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

- Penulis

Senin, 14 September 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOJATENGNEWS.COM, KLATEN – Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan moda transportasi kereta kelinci (odong-odong) terjadi di kawasan jalan Dukuh Madirejo, Desa Krikilan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Minggu (13/9/2026) siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Kereta kelinci yang membawa rombongan ibu-ibu PKK asal Desa Beji, Kecamatan Pedan tersebut tak kuat menanjak hingga melorot dan gerbong bagian belakangnya terguling ke lereng kebun jati setinggi kurang lebih tiga meter.

Sopir kereta kelinci, Sriyono (67), warga Weru, Kabupaten Sukoharjo, menceritakan bahwa kendaraan yang dikemudikannya membawa sekitar 50 orang penumpang yang terbagi dalam dua gerbong.

“Nanjak sampai sini tidak kuat. Yang terguling hanya bagian (gerbong) belakang,” kata Sriyono saat ditemui di lokasi kejadian.

Anggota Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten, Aipda Demas Nur Candra, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan kereta kelinci itu melaju dari arah selatan menuju utara (arah Rowo Jombor).

“Kereta dari arah selatan ke utara. Lalu menanjak tetapi melorot ke belakang dan satu gerbong terguling,” ujar Demas.

Berdasarkan data sementara dari pihak kepolisian, akibat kecelakaan ini sebanyak 11 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan membutuhkan penanganan medis.

“Sementara yang hanya rekam medis di RSUD Bagas Waras ada sembilan orang, satu orang dirawat (di RSUD Bagas Waras), dan dua orang dirawat di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro,” terang Demas.

Saat ini, kendaraan kereta kelinci tersebut telah diamankan oleh pihak Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tim/Red

Baca Juga:  Pantang Pulang Sebelum Padam: Perjuangan 8 Jam Tim Gabungan Taklukkan Kebakran Perkebunan Sawit di Pakenjeng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infojatengnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswi MTsN 2 Kota Semarang Aishwarya Alexandra Kusuma Buana Wakili Jawa Tengah di MISS TEENAGER MUSLIMAH INDONESIA 2026
Rencana Biaya Perpisahan Rp700 Ribu per Siswa di SMPN 21 Semarang Dipertanyakan, Kepala Sekolah Siap Koordinasi dengan Dinas
AKTIVITAS USAHA DI JATIROGO TUBAN DISOROT! BAHAN BAKU DIDUGA DARI GALIAN PASIR KUARSA ILEGAL, SOLAR SUBSIDI DAN IZIN DIPERTANYAKAN
Tiga pengakuan di lapangan picu pertanyaan soal legalitas, reklamasi, dan dugaan dampak lingkungan
Diduga Hanya Kantongi NIB, Tambang Pasir CV. Sartika Putra Jaya di Mancak Disorot Warga
Diduga Meminta Sejumlah Uang, Dua Anggota Polda Jambi di Laporkan Divpropam Polri
Galian Pasir Pesisir Tanggulangin Dikeluhkan Warga, Lahan Pertanian Terancam Rusak
Jelang Pilkades 2026, Romo Dr. Agustinus Ajak Masyarakat Manggarai Jaga Sitkamtibmas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:31 WIB

Siswi MTsN 2 Kota Semarang Aishwarya Alexandra Kusuma Buana Wakili Jawa Tengah di MISS TEENAGER MUSLIMAH INDONESIA 2026

Senin, 2 November 2026 - 17:00 WIB

Rencana Biaya Perpisahan Rp700 Ribu per Siswa di SMPN 21 Semarang Dipertanyakan, Kepala Sekolah Siap Koordinasi dengan Dinas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:07 WIB

AKTIVITAS USAHA DI JATIROGO TUBAN DISOROT! BAHAN BAKU DIDUGA DARI GALIAN PASIR KUARSA ILEGAL, SOLAR SUBSIDI DAN IZIN DIPERTANYAKAN

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tiga pengakuan di lapangan picu pertanyaan soal legalitas, reklamasi, dan dugaan dampak lingkungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Diduga Hanya Kantongi NIB, Tambang Pasir CV. Sartika Putra Jaya di Mancak Disorot Warga

Berita Terbaru