PURWOREJO — INFOJATENGNEWS.COM — Pelaksanaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi Daerah Irigasi Loroggrantung di Desa Condongsari, Kecamatan Banyurip, Kabupaten Purworejo, kini menjadi sorotan. Pemantauan di lokasi menemukan dugaan ketidaksesuaian material dan metode pemasangan terhadap spesifikasi teknis yang seharusnya berlaku.
Proyek di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Purworejo ini dikerjakan oleh CV Budidaya dengan nilai kontrak Rp277.647.400 dan jangka waktu pelaksanaan 120 hari kalender.
Temuan Lapangan: Material Bekas & Pemasangan Diragukan
Dalam pemantauan di lokasi, tim media mendapati penggunaan batu bongkaran atau batu lama (batu blondos) pada pekerjaan pasangan batu. Mandor pekerjaan mengonfirmasi material tersebut berasal dari bongkaran bangunan lama yang dinilai masih dapat dipakai kembali.
Penggunaan material bekas sebenarnya diperbolehkan jika sesuai dokumen teknis dan memenuhi syarat mutu. Namun yang menjadi persoalan adalah metode pemasangan: pada bagian koperan bawah, batu tampak hanya ditata dan ditumpuk tanpa adukan semen yang memadai, baru kemudian dilakukan pengecoran.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan kekuatan dan ketahanan bangunan, mengingat konstruksi irigasi harus menahan tekanan air secara terus-menerus. Jika tidak sesuai spesifikasi, dikhawatirkan memperpendek usia pakai bangunan dan membahayakan fungsi saluran.
Diminta Pemeriksaan Resmi
Tim media mendesak Dinas PUPR Purworejo beserta konsultan pengawas untuk segera turun ke lokasi, memeriksa kesesuaian pelaksanaan dengan gambar kerja, Rencana Anggaran Biaya (RAB), spesifikasi teknis, serta ketentuan kontrak.
“Fungsi kontrol sosial bukan mencari kesalahan pelaksana, melainkan memastikan anggaran negara menghasilkan pekerjaan berkualitas sesuai rencana,” ujar tim media.
Dengan nilai anggaran mendekati Rp278 juta, mutu dan ketahanan bangunan menjadi hal yang tak dapat dikompromikan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR Purworejo, konsultan pengawas, maupun CV Budidaya belum memberikan penjelasan resmi terkait temuan tersebut. Ruang klarifikasi tetap dibuka bagi semua pihak untuk menjelaskan spesifikasi teknis, penggunaan material, dan metode pelaksanaan di lapangan.
Jono/Red
Apakah ingin ditambahkan poin lain, dipersingkat, atau disesuaikan nada bahasanya?







