HUT Ke-9 Parnaraya Jadi Momentum Satukan Pengusaha, Petani Modern dan Jurnalis Wonogiri

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infojatengnews.com Wonogiri, 17 Agustus 2026 — Momentum peringatan ulang tahun ke-9 Parnaraya di Istana Parnaraya, Kabupaten Wonogiri, menjadi ajang silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara pelaku usaha, Persatuan Jurnalis Wonogiri (PJW), serta sejumlah pengusaha sukses dari wilayah Kecamatan Sidoharjo dan Jatiroto.

Kegiatan yang digelar bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun tersebut, menghadirkan Suparno, pengusaha asal Desa Tempursari, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, yang dikenal dengan Istana Parnaraya. Selain menekuni berbagai bidang usaha, Suparno juga mengembangkan Istana Parnaraya sebagai destinasi wisata sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat.

Istana Parnaraya yang berada di Desa Kebonagung, Kecamatan Sidoharjo, mulai dibangun pada 2012 dan kemudian dikembangkan menjadi tempat wisata yang diresmikan pada 2017. Bangunan tersebut memiliki bentuk menyerupai Istana Negara dan menjadi salah satu ikon wisata yang dikembangkan melalui gagasan dan kreativitas putra daerah.

Dalam peringatan HUT ke-9 Parnaraya, Suparno tidak hanya menggelar acara seremonial. Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk mempertemukan para pengusaha dengan insan media serta membahas peluang pengembangan potensi ekonomi masyarakat Wonogiri.

Suparno menyampaikan komitmennya untuk mendorong para perantau asal Wonogiri yang telah sukses di berbagai daerah agar tidak melupakan kampung halaman.

Menurutnya, pengalaman dan keberhasilan para perantau dapat dibawa pulang untuk memberikan edukasi serta membuka peluang usaha baru di daerah asal.

Gagasan tersebut dilatarbelakangi keprihatinannya terhadap masih adanya lahan pertanian yang belum dimanfaatkan secara optimal. Ia berharap lahan-lahan tersebut dapat kembali produktif dan menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat.

“Kami ingin mengajak para perantau yang sudah sukses untuk kembali dan bersama-sama membangun kampung halaman. Pengalaman mereka bisa menjadi edukasi dan membuka peluang usaha bagi masyarakat di Wonogiri,” ujar Suparno dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:  China's Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order

Salah satu bentuk kolaborasi yang telah dilakukan Suparno adalah menggandeng komunitas Sultan Bukit Brenggolo, Kecamatan Jatiroto. Komunitas tersebut dinilai berhasil mengembangkan budidaya buah-buahan dengan menerapkan teknik pertanian modern atau pola bertani yang lebih menyesuaikan perkembangan zaman.

Menurut Suparno, pengembangan pertanian modern dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan nilai ekonomi lahan sekaligus menarik minat generasi muda agar tidak meninggalkan sektor pertanian.

Pertemuan yang dihadiri Persatuan Jurnalis Wonogiri (PJW) dan sejumlah pengusaha tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara dunia usaha dan media.

Di akhir pertemuan, Suparno menyatakan kesiapannya untuk menggandeng insan pers yang tergabung dalam PJW dalam melakukan publikasi positif mengenai berbagai potensi, kegiatan usaha, serta program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Wonogiri.

Ia berharap sinergi antara pengusaha, petani, komunitas, dan media dapat terus berkembang sehingga berbagai potensi lokal Wonogiri semakin dikenal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan demikian, peringatan HUT ke-9 Parnaraya tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia usaha, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kolaborasi dan menggali potensi ekonomi lokal demi kemajuan masyarakat Wonogiri.

Penulis : Dari Wonogiri, oleh orang Wonogiri, untuk kemajuan Wonogiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infojatengnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang Emas Diduga Ilegal di Citorek Disorot, Warga Klaim Ada Intimidasi
Mulyadi Tanjung Siap Ramaikan Bursa Pilkades Karangpucung 2026, Usung Reformasi Aset dan Penguatan PADes
King Kobra 3,5 Meter Sembunyi di Bawah Rak TV, Warga Bungbulang Panik
Sukindar Waketum DPP FERADI WPI & Subur Jaya Lawfirm Dampingi Sidang Pertama Sengketa Waris Ibu Manisah di PN Kendal
Kapolres Boyolali Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Semangat Kemerdekaan untuk Boyolali Maju
Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW Sekaligus HUT Kemerdekaan RI Ke-81 di Aula Yayasan Pendidikan Islam Al Maqbuliyah Bira Timu
Polisi Gerak Cepat, Pencurian Kamera Rp30 Juta di Tawangsari Berhasil Diungkap Sehari
Upacara HUT RI ke-81 di Kecamatan Kembaran Banyumas Tampil Berbeda dan Meriah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Tambang Emas Diduga Ilegal di Citorek Disorot, Warga Klaim Ada Intimidasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Mulyadi Tanjung Siap Ramaikan Bursa Pilkades Karangpucung 2026, Usung Reformasi Aset dan Penguatan PADes

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:18 WIB

King Kobra 3,5 Meter Sembunyi di Bawah Rak TV, Warga Bungbulang Panik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Sukindar Waketum DPP FERADI WPI & Subur Jaya Lawfirm Dampingi Sidang Pertama Sengketa Waris Ibu Manisah di PN Kendal

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kapolres Boyolali Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Semangat Kemerdekaan untuk Boyolali Maju

Berita Terbaru