Bakti TNI AD untuk Rakyat di Dua Kabupaten, Jalan Rampung dan Berbagai Sasaran Terus Digarap

- Penulis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyumas Infojatengnews.com โ€“ Pembangunan jalan rabat beton di Desa Sawangan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, mencapai 69 persen hingga Selasa (20/10/2026), dengan total pengecoran sepanjang 563 meter dari sasaran 815 meter. Sementara itu, jalan di Desa Gumelar Lor, Kecamatan Tambak, telah rampung 100 persen. Di Kabupaten Kebumen, pembangunan jalan di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno, meningkat menjadi 62 persen. Perkembangan ini menjadi bagian dari pelaksanaan program Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026 yang menyasar pembangunan infrastruktur dasar serta pelayanan sosial bagi masyarakat.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.(Han.), menegaskan bahwa pelaksanaan program perlu diarahkan pada hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pembangunan jalan, jembatan, sarana air bersih, rumah layak huni, serta fasilitas sanitasi menjadi bagian dari upaya mendukung aktivitas dan kesejahteraan warga.

โ€œBakti TNI AD untuk Rakyat harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, setiap sasaran perlu dikerjakan secara terencana, mengutamakan kualitas, serta melibatkan unsur terkait dan masyarakat agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,โ€ demikian pernyataan Danrem.

Program Bakti TNI AD untuk Rakyat secara resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., pada Jumat (16/10/2026), di Alun-Alun Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Kegiatan pembukaan dilaksanakan bersama Pangdam IV/Diponegoro yang diwakili Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han. Program dijadwalkan berlangsung hingga 16 Desember 2026 di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Kebumen.

Di wilayah Kodim 0701/Banyumas, selain progres pengecoran jalan di Desa Sawangan yang mencapai 69 persen, pembangunan dua talud masing-masing sepanjang 125 meter dan 25 meter telah selesai 100 persen. Pembangunan drainase sepanjang 80 meter juga telah rampung. Dari lima titik plat beton, tiga titik telah selesai, sedangkan dua titik lainnya masing-masing mencapai 55 persen dan 62 persen.

Adapun jalan rabat beton di Desa Gumelar Lor memiliki sasaran sepanjang 120 meter, lebar 2,5 meter, dengan ketebalan 15 sentimeter. Seluruh sasaran pengecoran telah selesai sepanjang 120 meter atau mencapai 100 persen.

Pekerjaan infrastruktur di Banyumas juga mencakup pembangunan 10 jembatan dan 30 titik sumur bor, rehabilitasi 105 rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan 31 unit jambanisasi, revitalisasi empat sekolah, enam tempat ibadah, empat panti asuhan, serta revitalisasi makam Mbah Kalibening. Pada laporan 20 Oktober, sasaran jembatan dan sumur bor di wilayah ini belum mencatat progres. Pekerjaan RTLH mulai menunjukkan perkembangan pada dua sasaran yang masing-masing mencapai lima persen, sementara sasaran RTLH lainnya belum mencatat progres.

Selain pembangunan fisik, kegiatan sosial di Banyumas meliputi operasi bibir sumbing, donor darah, sunatan massal, nikah massal, pembagian paket sembako, bantuan kursi roda, alat bantu jalan berupa kruk dan walker, serta bazar murah. Operasi bibir sumbing, donor darah, sunatan massal, nikah massal, bantuan alat bantu mobilitas, dan bazar murah telah mencapai 100 persen dari target. Penyaluran paket sembako mencapai 50 persen, sedangkan operasi katarak belum mencatat progres.

Baca Juga:  Danrem 072/Pamungkas Hadiri Perayaan HUT ke-119 Hoo Hap Hwee Yogyakarta

Kodim 0701/Banyumas juga menyalurkan 10.000 liter air bersih kepada warga di RT 7/RW 3 dan RT 1/RW 3, Desa Sudagaran, Kecamatan Banyumas. Penyaluran ini menjadi salah satu bentuk dukungan langsung untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Di Kabupaten Kebumen, pembangunan jalan rabat beton di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno, mencapai 62 persen dari sasaran sepanjang 700 meter. Dua sasaran jalan lainnya, yakni di Desa Jemur, Kecamatan Kebumen, sepanjang 220 meter dan Desa Pekuncen, Kecamatan Sempor, sepanjang 400 meter, belum mencatat progres.

Program di Kebumen juga mencakup pembangunan 12 jembatan, 50 titik sumur bor air bersih, rehabilitasi 45 RTLH, 20 fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), empat sekolah, empat tempat ibadah, satu panti asuhan, serta area parkir makam leluhur di Desa Pekuncen, Kecamatan Sempor.

Hingga 20 Oktober, seluruh sasaran jembatan di Kebumen belum mencatat progres. Dari 50 titik sumur bor, pembangunan di Desa Triwarno, Kecamatan Kutowinangun, meningkat menjadi 25 persen. Pada sasaran RTLH, rumah milik Bapak Fatkhulloh di Desa Sikayun, Kecamatan Buayan, masih berada pada progres 40 persen. Sasaran MCK, sekolah, tempat ibadah, panti asuhan, serta area parkir makam leluhur belum mencatat progres pada laporan tersebut.

Kegiatan sosial di Kebumen meliputi pengobatan gratis dengan target 1.000 orang yang telah mencapai 20 persen, operasi bibir sumbing untuk satu orang, bantuan lima kaki palsu, serta bantuan satu kursi roda yang seluruhnya telah mencapai 100 persen dari target. Penanaman 5.000 pohon belum mencatat progres.

Pelaksanaan program melibatkan personel TNI, pemerintah daerah, Polri, Linmas, organisasi masyarakat, pelajar, mahasiswa, serta warga setempat. Di Banyumas, sebanyak 450 personel dilibatkan dalam kegiatan. Sementara di Kebumen, kegiatan melibatkan 103 personel yang terdiri atas 35 personel TNI, lima personel pemerintah daerah, 55 anggota masyarakat, serta delapan anggota Linmas.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Bakti TNI AD untuk Rakyat berjalan secara bertahap dengan capaian berbeda pada setiap sasaran. Pekerjaan fisik dan kegiatan sosial akan terus dilaksanakan hingga 16 Desember 2026, dengan fokus pada penyelesaian sasaran serta pemanfaatan hasil pembangunan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Kebumen.

( Iwan/ Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel infojatengnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanggapi 12 Pertanyaan Kritis Media, Legal UHB Sebut Tak Wajib Jawab Wawancara dan Mengaku Sudah Jalankan SOP
Buka kegiatan peringatan Bulan Bahasa di SMAN 1 Ungaran, Kapolres Ajak Pelajar hadapi tantangan era digital.
Penyampaian Aspirasi Penolakan Proyek Geothermal Gunung Ungaran, Polres Semarang kedepankan Humanis dan Komunikatif.
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Semarang Rutin Shalat Berjamaah dan Bangun Komunikasi dengan Warga
PMI Kota Semarang Bentuk Tim Relawan Kebencanaan dari 16 Perguruan Tinggi, Libatkan 170 Personel
Jalan Rabat Beton Gumelar Lor Tuntas, Progres Sawangan Capai 64 Persen dalam Bakti TNI AD untuk Rakyat*
Diduga Hanya Kantongi NIB, Tambang Pasir CV. Sartika Putra Jaya di Mancak Disorot Warga
Food Festival dan Cultural Night di UNDIP Satukan Keragaman 15 Negara Mahasiswa Internasional
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat di Dua Kabupaten, Jalan Rampung dan Berbagai Sasaran Terus Digarap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:42 WIB

Tanggapi 12 Pertanyaan Kritis Media, Legal UHB Sebut Tak Wajib Jawab Wawancara dan Mengaku Sudah Jalankan SOP

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:48 WIB

Buka kegiatan peringatan Bulan Bahasa di SMAN 1 Ungaran, Kapolres Ajak Pelajar hadapi tantangan era digital.

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Penyampaian Aspirasi Penolakan Proyek Geothermal Gunung Ungaran, Polres Semarang kedepankan Humanis dan Komunikatif.

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:48 WIB

PMI Kota Semarang Bentuk Tim Relawan Kebencanaan dari 16 Perguruan Tinggi, Libatkan 170 Personel

Berita Terbaru